
Assalamu'alaikum welcome back to my blog anyone.
Khatam Al-Qur’an
sih minimal setiap setiap tahun, tapi belum pernah selesai baca artinya. Baca
Arab nya tapi ga ngerti artinya, itu gimana ya, kaya datang ke acara seminar
motivasi yang ada di Afrika yang tentu pembicaranya orang Afrika yang berbicara
dengan bahasa Afrika. Secara kita ga bisa bahasa mereka, iya sia – sia. Pasti
niat kita baik untuk datang ke acara seminar tersebut. Ya, alangkah baik nya
kita juga memahami dari yang hanya sekedar membaca atau mendengar Al-Qur’an.
Ahad kemarin belum
sempat ngepost lagi karena ada urusan di Bandung jadi official pertandingan pencak
silat, hmm. Dan itu akan menjadi yearly
routine sepertinya.
Oh iya! Tau ngga
sih salah satu GOALS aku di tahun
2019 itu ngekhatamin Al-Qur’an plus artinya. Bisa dibilang cita – cita aku
juga. Karena untuk dapat melakukan hal tersebut butuh niat, kegigihan, dan juga
motivasi yang sangat besar agar terlaksana sesuai keinginan.
And everyone should do this.
Sebenarnya punya
niatan ngekhatamin Al-Qur’an plus arti itu dari zaman SMP, tapi hasilnya nihil.
Paling baru 5 lembar sudah K.O dan tidak melanjutkannya lagi. Ya, dan itu bukan
hanya sekali atau dua kali, sangat sangat sering, tapi hasilnya tetep kosong
krik krik.
Aku mendapat
inspirasi saat datang ke acara Hijrahfest tahun 2018 lalu di Jakarta Convention
Center (JCC). Pokoknya kalau tahun ini ada lagi acaranya kalian harus dateng
guys! Dijamin pecah bwar bwar! Ada salah satu bintang tamu yaitu Chacha
Frederica menceritakan tentang proses hijrahnya. Maasyaa Allah ya Kak Chacha
yang memutuskan untuk berhijrah dengan segala macam rintangan yang akan
dihadapinya, semoga selalu istiqomah dalam beribadah dan berdakwah! Salah satu
proses hijrahnya itu dengan berusaha untuk mengkhatamkan Al-Qur’an dengan
artinya. Ini yang akan aku bahas disini dengan beberapa kutipan pembicaraan dari
Kak Chacha.
“…banyak orang diluar sana bilang belom
dapet hidayah, itu bohong. Padahal hidayah itu kita yang kejar, inget Allah
bilang tidak akan merubah suatu kaum hingga kaum itu mau merubah mereka
sendiri. Hidayah itu sunggu dekat…”
Yash benar, hidayah
itu sungguh dekat. Ga percaya? Iya deket banget, itu Al-Qur’an yang ada di
rumah kamu. Masih inget kan naro nya dimana? Hahaha semoga masih ya.
“Inget kita yang perlu Al-Qur’an itu, bukan
Allah. Allah ngasih Al-Qur’an buat kita baca, kita pahami. Bukan buat orang
lain, itu buat kita. Jadi pas baca arti Al-Qur’an pokoknya inget terus itu buat
kita, itu buat kita. Jangan mikirin orang lain.”
Alhamdulillah aku
pribadi baru sampai juz 3 dan masih berlanjut. Ini bukan pamer, lho. Masih dikit banget ya? Gapapa kok
pelan – pelan yang penting pasti dan yakin Allah akan mempermudahnya.
You can do this.
Saat kamu baca arti
Al-Qur’an bakal ngerasa kaya ketampol kanan kiri, rasanya malu sama diri
sendiri, doh! Seperti kita masih
kufur terhadap nikmat Allah, kurang bersyukur, dan buanyak buanget lainnya. Aku
juga pas nemu ayat yang artinya cakep gitu langsung aku stabiloin, warna warni
deh Al-Qur’an aku hehe. Jadi nanti saat ingin mencari kembali arti tersebut
mudah ditemukan.
Your life will change with Al-Qur’an.
Secara tidak sadar
akibat keseringan ketampol dan membaca arti yang jleb di hati, kamu pelan – pelan akan sadar tuh dan berubah.
Berubah ke arah yang lebih baik ya! Asli ngga akan rugi!
Tips, kamu bisa sehabis sholat lalu tilawah sekalian membaca artinya, minimal selembar – dua lembar. Kamu bisa baca ayat nya terlebih dahulu kemudian artinya. Atau juga seperti aku di campur membacanya, baca ayatnya sehalaman terus artinya sehalaman. Jangan ragu! Kita berjuang bersama – sama.
Mohon maaf atas
salah – salah kata yang ada disini maupun perilaku aku yang belum sesuai dengan
tulisan yang aku tulis.
#dakwahvisualis
Jangan lupa dicoba
ya!




Ma Syaa Allah! Semangat Aliss
BalasHapus